Banjarbaru (ANTARA) – Pemerintah Kota Banjarbaru siap menutup Pasar Bauntung Banjarbaru tanggal 28 Februari 2021 dan seluruh aktivitas jual beli otomatis terhenti berpindah ke Pasar Bauntung baru di Jalan RO Ulin Loktabat Selatan. 

“Pasar Bauntung lama kami tutup per tanggal 28 Februari 2021. Seluruh aktivitas jual beli tidak ada lagi dan pedagang resmi menempati Pasar Bauntung baru,” ujar Plh Wali Kota Banjarbaru Said Abdullah, Senin. 

Ia mengatakan, penutupan pasar di pusat Kota Banjarbaru tersebut harus dilakukan karena operasional Pasar Bauntung baru sudah dimulai sejak Soft Opening, Selasa (16/2) dilakukan Wali Kota Darmawan Jaya Setiawan. 

Dijelaskan, penutupan pasar dilakukan dengan pemasangan seng di pintu masuk areal pasar sehingga tidak ada lagi pedagang berjualan di lokasi Pasar Bauntung lama yang beroperasi sejak puluhan tahun lalu. 

“Pintu masuk areal Pasar Bauntung lama akan dipasangi seng sehingga tidak ada lagi aktivitas jual beli. Kami juga berkoordinasi dengan TNI dan Polri didukung personel Satpol PP untuk pengamanan,” ungkapnya. 

Diketahui, Pasar Bauntung baru di Jalan RO Ulin Kelurahan Loktabat Selatan yang dibangun di area bekas Stadion sepakbola Gawi Sabarataan dioperasikan sejak soft opening dan ditempati pedagang lama. 

Relokasi pedagang yang jumlahnya sebanyak 1.132 berlangsung cukup alot karena ada penolakan sehingga pada pendaftaran pertama hanya 238 pedagang yang mau pindah ke Pasar Bauntung baru itu. 

Namun, seiring waktu, Pemkot mulai bersikap tegas dengan memindahkan seluruh pedagang ke Pasar Bauntung baru dengan konsep tradisional modern itu dengan memberikan batas waktu 28 Februari 2021.

“Kami berharap seluruh pedagang bersedia pindah dengan sukarela karena pembangunan Pasar Bauntung baru untuk kebaikan mereka juga dalam menjalankan usaha di tempat yang refresentatif,” kata Plh wali kota. 


 Editor: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

sumber : Pemkot Banjarbaru tutup Pasar Bauntung 28 Februari 2021 – ANTARA News Kalimantan Selatan