Langsung ke konten utama

Berbagai Rencana Pembangunan Dimatangkan

 

Rapat tentang Perencanaan Pembangunan, Tata Ruang, Infrastruktur dan Kewilayahan di Kota Banjarbaru – Foto: Oriz


Media Center Banjarbaru – Bertempat di Ruang Tamu Utama Wali Kota, untuk mematangkan perencanaan pembangunan di Kota Banjarbaru, Pemko Banjarbaru mengadakan Rapat tentang Perencanaan Pembangunan, Tata Ruang, Infrastruktur dan Kewilayahan di Kota Banjarbaru, pada (1/3/2022) Selasa siang.

Dipimpin oleh Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin beserta Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono, diikuti oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs. H. Said Abdullah, M. Si, Kepala Bappeda Kota Banjarbaru Kanafi, S.IP, MM, Kepala BPKAD Kota Banjarbaru H. Jainudin, S. Sos, M. AP, serta dari Dinas PUPR, Dinas Perkim, dan Dinas LH Kota Banjarbaru.

Dalam pembangunan jalan, Aditya menginginkan posisi drainase berada di tengah.

“Kalau ingin membangun misalnya, membangun jalan misalnya, lalu kita buat misalnya pedestrian, jadi Kota-kota yang di rancang oleh kolonial ini pasti drainase itu pasti di tengah, kenapa ditengah, karena misalnya membangun ruko di pinggir, karena (drainase) di pinggir, drainasenya jadi ditutup dengan jembatan, akhirnya mampet, terganggu.” Ungkapnya.

Kemudian terkait LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan), Kepala Bappeda Kota Banjarbaru Kanafi menyebut telah ditetapkan, supaya walaupun Kota, harus tetap ada lahan pertaniannya.

“LP2B sudah kita tetapkan, tetapi ternyata LP2B kita itu termasuk yang rawa-rawa itu, wilayah yang berair itu yang sebagian besar kita tetapkan.” Katanya.

Menanggapi hal tersebut, Said Abdullah mengusulkan agar diadakan pertemuan dengan pemilik tanah, supaya Lahan Pertanian terus akan berkelanjutan.

“Mungkin untuk mengakomodir ini, walaupun di kota tapi tetap pertanian, kita adakan pertemuan aja dengan para pemilik tanah ini, bagaimana kalau diolah berita acara tanah ini pertanian.” Usulnya.

Pembahasan rapat berlanjut tentang perencanaan pembangunan stadion, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Abdussamad menjelaskan, Konsep pembangunan Sport Center atau Stadion ini di konsep dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH), karena bangunan yang terbangun tidak lebih 30% dari lahannya.

“Jadi antara stadion dengan Taman Ke hati itu dia satu kesatuan, karena kita membangun konsep Sport Center atau stadion ini, konsepnya memang sebagai RTH juga, karena yang terbangun itu tidak lebih dari 30% dari lahannya.” Ujarnya.

Abdussamad juga menjelaskan rencana pembangunan Eks Lahan Pasar Bauntung, yang mana kalau memberatkan APBD akan ditawarkan ke pihak swasta untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).  

“Kalau menggunakan dana APBD nantinya memberatkan, jadi bisa saja ini kita tawarkan ke pihak swasta, karena ini tentunya akan menghasilkan penghasilan, apalagi kalau Hotelkan pasti memberikan Pendapatan-pendapatan.” Pungkasnya. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan pembangunan infrastruktur di Kota Banjarbaru berjalan dengan baik dan lancar serta memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. (MedCenBJB)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petani Panen Padi 5,7 Ton di Sungai Ulin, Bukti Ketangguhan dan Wujud Banjarbaru EMAS

  Momen Panen Padi Kelompok Tani Bumi Makmur – Foto: Oriz MEDIA CENTER BANJARBARU –  Syukuran panen padi digelar oleh Kelompok Tani Bumi Makmur Kelurahan Sungai Ulin, Kamis (31/07/2025), sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen padi varietas Siam Madu yang berhasil mencapai produktivitas 5,7 ton per hektar di lahan seluas 0,25 hektar. Kegiatan syukuran yang berlangsung di lahan sawah kelompok tani ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru Abu Yazid Bustami, Kepala UPT BPP Banjarbaru Ichnaton Achmad Karyadi, para penyuluh pertanian, serta para petani dari Kelompok Tani Bumi Makmur. Anggota DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari saat menyampaikan sambutan – Foto: Oriz Anggota DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat para petani yang tetap produktif meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan. “ Di tengah keterbatasa...

Rakor SKPD dan Gebrakan Literasi, Wali Kota Banjarbaru Serahkan Bantuan Buku untuk 5 Perpustakaan Sekaligus

  MEDIA CENTER BANJARBARU  – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk bulan Agustus 2025, bertempat di Aula Gawi Sabarataan Banjarbaru, Senin (04/08/2025). Rakor ini merupakan agenda rutin bulanan yang bertujuan untuk memperkuat sinergi antar SKPD, serta memastikan pelaksanaan program dan kegiatan Pembangunan berjalan sesuai dengan visi misi Kota Banjarbaru yakni, Banjarbaru Emas, Elok, Maju, Adil dan Sejahtera. Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby saat memberikan arahan. Foto – Alma Dalam arahannya Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, dirinya meminta seluruh SKPD agar dapat melaksanakan instruksi atau peraturan Pemerintah Pusat dalam rangka efesiensi anggaran. “Tetap perhatikan dan dilaksanakan sehingga belanja anggaran benar-benar tetap memperhatikan kepada kebutuhan masyarakat. Dan ulun juga meminta seluruh SKPD bisa melaksanakan inovasi dan trobosan program dan kegiatan,” ujarnya....

Program 100 Hari Kerja Lisa dan Wartono: Rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni

  MEDIACENTER BANJARBARU  – Rehabilitasi rumah tak layak huni yang merupakan salah satu program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru mulai dilaksanakan, yang disambangi langsung oleh Erna Lisa Halaby dan Wartono di kelurahan Cempaka dan Sungai Tiung pada Rabu (30/07/25). Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby dan Wakilnya Wartono memastikan warga yang menghuni rumah tidak layak di kecamatan lain juga akan menerima program rehabilitasi ini. Terlebih lagi Lisa dan Wartono ingin program ini tepat sasaran serta sesuai verifikasi di lapangan. Suhrianoor, salah satu penerima bantuan rehabilitasi rumah tak layak huni di Kecamatan Cempaka. Saat diwawancara, Erna Lisa Halaby sampaikan rasa syukur karena Pemkot Banjarbaru dapat menyalurkan bantuan untuk rumah tak layak huni khususnya di wilayah kecamatan Cempaka. “bantuan untuk rumah tak layak huni ini dalam rangka meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat dan meningkatkan kenyamanan.” Ucap Lisa. Pada kesempatan ini,...