Welcom to Website

KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT KOTA BANJARBARU

Program Kerja Kami

Planning

Dalam rangka melakukan pembinaan kepada KIM, Diskominfo Kota Banjarbaru menyiapkan beberapa kegiatan, diantaranya : ...

Selengkapnya

Worked

Realisasi atau kegiatan yang telah dilakukan oleh KIM atau Diskominfo untuk mendukung kerja KIM dari tahun ke tahun ...

Selengkapnya

Share

Beberapa dokumen yang dapat dibagikan oleh KIM dan dapat didownload oleh pengunjung ...

Selengkapnya

Berita Terbaru

Senin, 13 Juni 2022

Bangunan Liar Yang Berada Di Sudut Kota Banjarbaru Akan Ditertibkan!

 


Camat dan Lurah se-Kota Banjarbaru kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk bulan Juni 2022, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Loktabat Utara, Jalan Karang Anyar No.2, Kota Banjarbaru, Selasa (14/06/2022).

Rakor yang dibahas kali ini difokuskan mengenai bangunan kumuh dan liar yang berada di trotoar ataupun bahu jalan di beberapa wilayah Kota Banjarbaru. Pemerintah Kota Banjarbaru sesegara mungkin untuk menertibkan bangunan-bangunan tersebut.

Terlebih saat ini Kota Banjarbaru sudah menyandang sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, maka dari itu Pemerintah Kota Banjarbaru harus meantisipasi mulai dari sekarang, untuk menghindari semakin menjalar dan semrawut bangunan-bangunan kumuh dan liar ini di Kota Banjarbaru

Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono menyampaikan, Rakot kita hari ini memfokuskan kepada penegakan perda terkait perumahan kumuh dan bangunan-bangunan liar di Kota Banjarbaru.

“Ini adalah mengantisipasi bahwa Banjarbaru sebagai Ibu Kota Provinsi jadi harus kita antisipasi sejak dini untuk penata Kota Banjarbaru,” katanya.

Wartono melanjutkan, tidak hanya penertiban didaerah Kawasan kumuh dan liar, dalam rakor ini juga membahas terkait permasalahan fungsi pasar yang di Kota Banjarbaru.

“Masalah pasar laura, pondok manga dan lain-lain untuk mencari solusi. Karena kita ketahui pasar pondok mangga dan laura itu pedagang yang berjualan didalam (resmi) itu banyak yang komplain. Disebabkan banyak pedagang yang berjualan diluar (dijalan),” ujarnya.

Masih kata Wartono, bangunan-bangunan liar yang berada di sudut-sudut Kota Banjarbaru memiliki aliran listrik dari PLN.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak PLN untuk tidak memasang aliran listrik dibangunan-bangunan liar. Kalau bangunan-bangunan liar tersebut mengganggu dan sebagainya akan segera ditegakkan dan ditindak,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs. H. Said Abdullah, M.Si mengatakan, guna penataan Kota Banjarbaru, dirinya meminta kepada Disperkim Kota Banjarbaru untuk menambah penerang jalan khususnya didaerah Kelurahan Guntung Manggis.

“Kami akan mengusulkan tambahan PJU sepanjangan jalan Kelurahan Guntung Manggis, mudah-mudahan juga bundaran Guntung Manggis itu bukan sekedar bundaran, tapi bundaran yang bagus,” tuturnya.

Bangunan yang dijadikan tempat berjualan sekaligus menjadi tempat tinggal yang berada disudut-sudut Kota Banjarbaru akan segera ditertibkan, sebab bangunan tersebut melanggar aturan larangan pemanfaatan jalur hijau untuk bangunan. (Yds-Orz/MedCenBJB)

Bahasa Sebagai Pemersatu Bangsa

 





Dalam rangka meningkatkan kesadaran untuk lebih mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa membuat program Pembinaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik yang salah satunya dilaksanakan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan.

Sebagai tindak nyata dan langkah awal pelaksanaan program tersebut, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan melakukan Sosialisasi Pengutamaan Bahasa Negara Di Ruang Publik dan Dokumen Lembaga di Aula SMPN 1 Banjarbaru pada Senin (13/06/2022).

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yakni mulai tanggal 13 Juni 2022 sampai dengan 14 Juni 2022 dengan peserta dari lembaga pendidikan, instansi pemerintah dan lembaga swasta.

Menurut Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H. Said Abdullah pada saat membuka acara tersebut menyampaikan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik sudah mulai terkikis dengan bahasa asing. Penggunaan Bahasa di ruang publik merupakan cerminan bahasa masyarakat. Untuk itu penting pengunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu dan ini merupakan anugerah Allah sehingga dapat bersatu menjadi bangsa Indonesia.” Ucap Sekda

Beliau menekankan pemakaian bahasa Indonesia baik di ruang publik maupun di dokumen administrasi harus diterapkan, menjadi komitmen bersama dan didukung semua pihak sehingga martabat bahasa Indonesia sebagai bahasa negara tetap terjaga.

“Utamakanlah bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing.” Pesannya

Sosialisasi ini dilaksanakan agar program bahasa negara dapat menjadi program bersama diseluruh wilayah. Ada 45 lembaga di Kalimantan Selatan yang ditetapkan sebagai lokus pembinaan dan untuk Banjarbaru ada 8 lembaga yang akan menjadi pilot project program ini.

Berdasarkan penjelasan Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan Lutfi Baihaki, untuk lembaga yang menjadi lokus pembinaan akan didampingi selama 3 bulan dan setelahnya akan di evaluasi serta lembaga yang berkomitmen terhadap program ini akan diberikan reward. “Kami berharap tiap tahun ada penghargaan terhadap penggunaan bahasa Indonesia, pembentukan kawasan berbahasa Indonesia dan adanya regulasi terkait penggunaan bahasa.” Pinta Lutfi.(typ/MedCenBjb)

Pemko Banjarbaru Terus Berupaya Hentikan KDRT

 


Dalam rangka Pencegahan Kekerasaan terhadap Perempuan, serta untuk menambah wawasan masyarakat di Kota Banjarbaru sebagai upaya untuk menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan, Pemko Banjarbaru melalui Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan  Anak menyelenggarakan Sosialisasi berdasarkan Undang-Undang  Nomor 23 Tahun 2024 Tentang Penghapusan Kekerasaan dalam Rumah Tangga, bertempat di Aula Gawi Sabarataan Pemko Banjarbaru, di buka langsung oleh Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, SE, pada Senin (13/6/2022).

Pak Wartono dalam sambutannya mengatakan, kekerasan terhadap perempuan merupakan bentuk kekejaman yang harus dihentikan, mulai dari kekerasaan dalam rumah tangga, pelecehan seksual dan prostitusi online, merupakan kasus yang harus ditangani bersama.

“Fenomena kekerasan terhadap perempuan tentunya merupakan bentuk kekejaman yang harus bersama kita hentikan,” katanya.

Masih kata Pak Wartono, beliau mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya sosialisasi ini, dan berharap masalah yang berdampak terhadap kesejahteraan sosial bisa ditangani.

“Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kegiatan sosialisasi hari ini, semoga kita semua bisa menangani masalah yang berdampak terhadap kesejahteraan sosial,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarbaru, Dra. Sri Lailana menyampaikan, sosialisasi ini bertujuan untuk mengurangi atau memperkecil kesenjangan sosial antara laki-laki dan perempuan, karena tiap tahun kasus KDRT semakin meningkat.

“Kekerasan dalam rumah tangga baik kepada anak atau perempuan setiap tahun meningkat, bulan Januari sampai Mei di tahun 2022 sudah ada 15 kasus,” Ujarnya.

Untuk diketahui, narasumber sosialisasi ini adalah dari Psikolog, Pengadilan Agama, Rumah Sakit, dan Pokja 1 TP PKK Kota Banjarbaru. Sementara peserta sosialisi ini adalah tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT RW perwakilan masing-masing Kecamatan, Pengurus TP PKK Kota Banjarbaru, dan Kader Dasawisma se-Kota Banjarbaru. (Fbi/MedCenBJB)

Berkhidmat Menyelamatkan Umat oleh RSI Sultan Agung Banjarbaru

 


Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menghadiri secara daring undangan Tasyakuran penyerahan Sertifikat RS Syariah dan Seminar RS Syariah untuk RSI Sultan Agung Banjarbaru bertempat di ruang diklat lt. 2 RSI Sultan Agung Banjarbaru pada Senin (13/06/2022).

RSI Sultan Agung telah beroperasi sejak awal tahun 2021 dan telah menerapkan standar dan prinsip syariah islam dalam pelayanannya.

Aditya Mufti Arifin dalam sambutannya menyampaikan selamat atas diterimanya sertifikat RS Syariah untuk RSI Sultan Agung Banjarbaru, kehadiran rumah sakit dengan sertifikat syariah ini tentunya akan membuat umat islam secara khusus merasa lebih aman. Karena pengobatan yang dijalani sudah sesuai dengan prinsip syariah yang tersertifikasi.

“Semoga Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru dapat menjadi rumah sakit islam terkemuka dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan peradaban islam menuju masyarakat sehat sejahtera yang dirahmati Allah,” ujarnya.

dr. Rifqianoor, MARS selaku direktur RSI Sultan Agung Banjarbaru menuturkan bahwa rumah sakit dibangun atas dasar dakwah melalui pelayanan kesehatan demi kesejahteraan umat.

“Rumah sakit yang kami bangun ini insyallah akan terus hidup dan memberikan pelayanan terbaik bagi umat islam dan juga seluruh umat beragama di Kalimantan Selatan terkhusus di Kota Banjarbaru,” tutup beliau.

Penyerahan Sertifikat RS Syariah oleh Dr. H. Asep Supyadillah, M.Ag dan Dr. Moch Bukhori Muslim, Lc., MA sebagai perwakilan DSN-MUI Pusat serta Kabid Industri, Bisnis, dan Ekonomi Syariah kepada dr. Rifqianoor, MARS selaku Direktur RSI Sultan Agung Banjarbaru dan dr. H. Masyhudi, AM., M.Kes selaku Kepala Board of Director Sultan Agung Group.

Kegiatan dilanjutkan dengan seminar tentang Rumah Sakit Syariah oleh DSN-MUI Pusat.
Selain itu, acara ini dihadiri oleh Gubernur Kalsel yang diwakili Sulkan, SH, MM. Pejabat dan Direksi RSI Sultan Agung Banjarbaru, Forkompinda Kalsel dan Banjarbaru, MUI Kalsel, dan seluruh perwakilan elemen di Kota Banjarbaru.

(Kha-Inyong-Ijong/MedCenBJB)

Aditya : Laksanakanlah Ibadah Haji Dengan Tertib dan Khusyuk

 


Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin melalui online (zoom meeting) mengucapkan selamat jalan dan selamat Menunaikan Ibadah Haji, bagi para calon jamaah haji Kota Banjarbaru tahun 2022, bertempat di Masjid Agung Al Munawwarah Banjarbaru, Senin (13/06/2022).

Tahun ini Kota Banjarbaru memberangkatkan sebanyak 68 jamaah. Inilah yang sangat ditunggu-tunggu oleh jamaah calon Haji setelah dengan sabar menanti untuk memperoleh kesempatan menunaikan rukun Islam yang ke-5.

Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin saat memberikan sambutan melalui via online (zoom meeting) mengatakan, selamat jalan dan selamat menunaikan Ibadah Haji seraya mendoakan semoga memperoleh Haji Mabrur dan kembali kekampung halaman dengan sehat wal afiat.

“Laksanakanlah Ibadah Haji ini dengan tertib dan khusuk, dengan mentaati aturan dan jadwal yang telah ditetapkan. Serta mengikuti petunjuk dan panduan yang diberikan oleh penyelenggara Ibadah Haji setempat,” katanya.

Aditya melanjutkan, para jemaah hendaklah mengkonsentrasikan diri dalam beribadah yang merupakan tujuan utama kedatangan di Tanah Suci.

“Dan harus dipahami pula bahwa saudara-saudara akan berbaur dengan jutaan jamaah Haji lain dari berbagai Negara, yang juga melakukan ritual ibadah yang sama. Dan disana juga akan menghadapi iklim yang berbeda dengan disini,” ujarnya.

Masih kata Aditya, para jamaah saat ditanah suci harus saling menghormati, tunjukan figur jamaah Haji Indonesia yang santun dan berakhlakul karimah.

Terlihat dihalaman Masjid Agung Al Munawwarah diramaikan puluhan sanak keluarga yang ikut serta memberangkatkan para jamaah Haji Kota Banjarbaru, dengan menunjukkan ekspresi suka cita.

Jamaah Haji asal Kota Banjarbaru ini akan masuk asrama haji Embarkasi Banjarmasin para hari ini tanggal 13 Juni 2022, dan akan berangkat ke Tanah Suci pada hari Selasa, 14 Juni 2022.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Banjarbaru H. Ahmad Syauqi menyampaikan, pelepasan pada hari sudah disiapkan tiga unit bus untuk mengangkut para Jamaah Haji asal Kota Banjarbaru.

“Alhamdulillah semua dokumen sudah selesai, visa sudah selesai. Passport InsyaAllah akan diserahkan di Asrama Haji dan paling penting kemaren sudah dilaksanakan PCR, dan alhamdulillah semua jamaah negatif,” tuturnya.

Jemaah calon Haji asal Kalimantan Selatan dan Tengah akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin dari tanggal 12 Juni 2022 hingga 21 Juni mendatang.

Pemerintah Kota Banjarbaru mengingatkan, untuk memperoleh Haji Mabrur harus diawali dengan niat yang tulus dan diikuti dengan melaksanakan seluruh rangkaian Manasik Haji sesuai dengan cara yang diajarkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. (Yds-Orz/MedCenBJB)

Selasa, 08 Maret 2022

Sebanyak 20 PPPK Dilantik Oleh Wali Kota Banjarbaru

 

Wali Kota melantik PPPK Tahun 2021 - Foto:Ahmadi



MEDIA CENTER BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, H.M. Aditya Mufti Ariffin telah Melantik Dan Mengambil Sumpah atau Janji Jabatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru Formasi Tahun 2021, dan Menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat Periode 1 April 2022 di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru, bertempat di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru, Rabu (09/02/2022).

Dalam pelantikan hari pada ini, untuk jabatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru sebanyak 20 orang telah dilantik yang akan ditempatkan di Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru sebanyak 2 orang, pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru sebanyak 8 orang, serta di RSID Idaman Kota Banjarbaru sebanyak 10 orang, dengan kontrak selama 5 tahun kedepan sampai pada tahun 2026.

Sementara itu, penyerahan SK Kenaikan Pangkat Periode 01 April 2022 sebanyak 470 pegawai yang secara simbolis dilakukan oleh Kepala Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banjarmasin, yang diwakili Kepala Bidang Pengangkatan dan Pensiun, Andi Hikmal, S.Sos, serta penyerahan SK PPPK Non Guru oleh Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin.

Orang nomor satu di Banjarbaru H. M. Aditya Mufri Ariffin meenyampaikan, semoga dengan dilantiknya pegawai pemerintahan yang baru akan menjadi motivasi dan penyemangat bagi saudara-saudara untuk bekerja lebih baik lagi.

“Tunjukkan etos kerja dan moral yang baik, pengabdian, dedikasi, loyalitas sangat diperlukan disini guna meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik kita,” katanya.

Diketahui, Seperti yang termaktub dalam Pasal 96 PP Nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara jelas telah dilarang untuk merekrut tenaga honorer. Oleh sebab itu, tenaga honorer maupun kontrak di harapkan bisa menempuh jalur CPNS atau PPPK selama masa transisi dari 2018 ke 2023 nanti. (MedCenBJB)

Layanan Informasi

Media Center Kota Banjarbaru

Kunjungi

Video Kegiatan Pimpinan Kota Banjarbaru

Kunjungi

Layanan Pengaduan Masyarakat

Kunjungi

Penyedia Informasi dan Dokumentasi

Kunjungi