Langsung ke konten utama

Aturan Sempadan Sungai Disiapkan, DPRD Bahas Tiga Raperda Banjarbaru

Plh Sekda Kota Banjarbaru, H Marhain Rahman, memberikan sambutan usai penyampaian pandangan umum fraksi.

 


MEDIA CENTER BANJARBARU – Tiga rancangan peraturan daerah yang menyangkut Ketenagakerjaan, Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Raperda tentang Garis Sempadan Sungai. Dibahas dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru, Kamis (30/10/2025).

Rapat yang digelar di Ruang Graha Paripurna Lantai 3 Gedung DPRD Kota Banjarbaru itu dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, H Marhain Rahman, mewakili Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby. Agenda paripurna kali ini mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap tiga raperda tersebut, sebagai tindak lanjut dari pemaparan sebelumnya yang disampaikan oleh Wali Kota Banjarbaru pada 21 Oktober 2025 lalu.

Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi menyatakan dukungan terhadap pembahasan tiga raperda yang dinilai memiliki peran penting bagi pembangunan daerah. Dukungan itu disampaikan melalui pandangan umum masing-masing fraksi, yang pada umumnya menyoroti urgensi penguatan regulasi ketenagakerjaan, pengelolaan lingkungan hidup, serta penataan kawasan sempadan sungai.

Anggota DPRD Kota Banjarbaru tampak berdiskusi saat jalannya rapat paripurna pembahasan tiga raperda di ruang Graha Paripurna.

Atas komitmen seluruh fraksi, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, menyampaikan apresiasi. Ia menilai semangat ini mencerminkan keseriusan dalam mendukung kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Sebagai tindak lanjut, DPRD membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas tiga raperda tersebut.

“Alhamdulillah, secara mayoritas seluruh fraksi bersepakat untuk menyetujui tiga Raperda ini. Insyaallah akan dibahas sesuai ketentuan yang berlaku, dan kami sudah menetapkan pimpinan untuk masing-masing panitia khusus atau pansus,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembahasan diharapkan dapat rampung sebelum akhir tahun 2025. Namun, jika diperlukan waktu tambahan, pansus akan tetap bekerja hingga batas maksimal satu tahun.

“Raperda ketenagakerjaan kami pandang sangat penting karena menyangkut perlindungan dan hak-hak pekerja di Banjarbaru. Harapannya, regulasi ini bisa menjamin kesejahteraan tenaga kerja dan menjaga hubungan industrial yang adil,” tambahnya.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru yang dipimpin Ketua DPRD, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap tiga rancangan peraturan daerah.

Sementara itu, Plh Sekda Kota Banjarbaru, H Marhain Rahman, mengapresiasi seluruh fraksi DPRD atas pandangan dan masukan yang disampaikan. Ia juga menekankan pentingnya Raperda tentang Garis Sempadan Sungai sebagai dasar hukum bagi pemerintah dalam menertibkan pemanfaatan lahan di kawasan sempadan.

“Selama ini kelurahan kesulitan menindak masyarakat yang memanfaatkan lahan di sempadan sungai karena belum ada dasar hukumnya. Dengan adanya perda ini, penegakan bisa lebih jelas namun tetap humanis,” ujarnya.

Selain itu, raperda tentang Lingkungan Hidup diharapkan dapat menjadi pedoman dalam mengatasi persoalan seperti sampah dan limbah, sedangkan Raperda Ketenagakerjaan memperkuat perlindungan dan hak-hak pekerja, serta mendorong keseimbangan hubungan antara tenaga kerja dan pelaku usaha, termasuk di sektor UMKM. (ald/ade/MedCenBJB)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petani Panen Padi 5,7 Ton di Sungai Ulin, Bukti Ketangguhan dan Wujud Banjarbaru EMAS

  Momen Panen Padi Kelompok Tani Bumi Makmur – Foto: Oriz MEDIA CENTER BANJARBARU –  Syukuran panen padi digelar oleh Kelompok Tani Bumi Makmur Kelurahan Sungai Ulin, Kamis (31/07/2025), sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen padi varietas Siam Madu yang berhasil mencapai produktivitas 5,7 ton per hektar di lahan seluas 0,25 hektar. Kegiatan syukuran yang berlangsung di lahan sawah kelompok tani ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru Abu Yazid Bustami, Kepala UPT BPP Banjarbaru Ichnaton Achmad Karyadi, para penyuluh pertanian, serta para petani dari Kelompok Tani Bumi Makmur. Anggota DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari saat menyampaikan sambutan – Foto: Oriz Anggota DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat para petani yang tetap produktif meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan. “ Di tengah keterbatasa...

Rakor SKPD dan Gebrakan Literasi, Wali Kota Banjarbaru Serahkan Bantuan Buku untuk 5 Perpustakaan Sekaligus

  MEDIA CENTER BANJARBARU  – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk bulan Agustus 2025, bertempat di Aula Gawi Sabarataan Banjarbaru, Senin (04/08/2025). Rakor ini merupakan agenda rutin bulanan yang bertujuan untuk memperkuat sinergi antar SKPD, serta memastikan pelaksanaan program dan kegiatan Pembangunan berjalan sesuai dengan visi misi Kota Banjarbaru yakni, Banjarbaru Emas, Elok, Maju, Adil dan Sejahtera. Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby saat memberikan arahan. Foto – Alma Dalam arahannya Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, dirinya meminta seluruh SKPD agar dapat melaksanakan instruksi atau peraturan Pemerintah Pusat dalam rangka efesiensi anggaran. “Tetap perhatikan dan dilaksanakan sehingga belanja anggaran benar-benar tetap memperhatikan kepada kebutuhan masyarakat. Dan ulun juga meminta seluruh SKPD bisa melaksanakan inovasi dan trobosan program dan kegiatan,” ujarnya....

Program 100 Hari Kerja Lisa dan Wartono: Rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni

  MEDIACENTER BANJARBARU  – Rehabilitasi rumah tak layak huni yang merupakan salah satu program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru mulai dilaksanakan, yang disambangi langsung oleh Erna Lisa Halaby dan Wartono di kelurahan Cempaka dan Sungai Tiung pada Rabu (30/07/25). Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby dan Wakilnya Wartono memastikan warga yang menghuni rumah tidak layak di kecamatan lain juga akan menerima program rehabilitasi ini. Terlebih lagi Lisa dan Wartono ingin program ini tepat sasaran serta sesuai verifikasi di lapangan. Suhrianoor, salah satu penerima bantuan rehabilitasi rumah tak layak huni di Kecamatan Cempaka. Saat diwawancara, Erna Lisa Halaby sampaikan rasa syukur karena Pemkot Banjarbaru dapat menyalurkan bantuan untuk rumah tak layak huni khususnya di wilayah kecamatan Cempaka. “bantuan untuk rumah tak layak huni ini dalam rangka meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat dan meningkatkan kenyamanan.” Ucap Lisa. Pada kesempatan ini,...