MEDIA CENTER BANJARBARU – Pemkot Banjarbaru mengambil inovatif dalam upaya memerangi stunting, sebuah masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Melalui kolaborasi antara berbagai pihak, program inovasi “KEPING” Kecamatan Banjarbaru Utara Peduli Stunting, resmi diluncurkan di Posyandu Seger Waras Sungai Ulin pada Kamis (14/09/23).
Stunting adalah kondisi kronis di mana anak mengalami pertumbuhan fisik yang terhambat akibat kekurangan gizi yang berkepanjangan, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu dari masa kehamilan hingga usia dua tahun. Stunting dapat berdampak serius pada perkembangan kognitif, fisik, dan sosial anak, yang berpotensi memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup mereka di masa depan.

Program “KEPING” di Kecamatan Banjarbaru Utara dirancang sebagai solusi terintegrasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, puskesmas, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat setempat. Program ini mencakup beberapa komponen penting:
- Peningkatan Gizi: Program ini akan fokus pada peningkatan gizi ibu hamil, balita, dan anak-anak melalui penyuluhan, distribusi makanan tambahan, dan pemantauan gizi rutin.
- Akses ke Pelayanan Kesehatan: Meningkatkan akses masyarakat ke pelayanan kesehatan yang berkualitas, termasuk imunisasi, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, serta layanan perawatan kesehatan lainnya.
- Pendidikan Gizi: Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan praktik makan yang baik melalui pelatihan dan kampanye pendidikan.
- Pemberdayaan Masyarakat: Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam program ini, termasuk melalui kelompok-kelompok ibu balita dan kampanye perubahan perilaku yang positif.
- Monitoring dan Evaluasi: Melakukan pemantauan dan evaluasi rutin untuk memastikan efektivitas program serta melakukan perubahan jika diperlukan.

Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin nyatakan bahwa stunting adalah fokus utama seluruh pihak khusunya pemerintah.
Tapi tak cukup hanya pemerintah, peran seluruh elemen di masyarakat menjadi krusial dalam penanganan stunting.
Ia tak lelah untuk terus mengajak dan mengingatkan bahaya stunting bagi masa depan Bangsa Indonesia.
“Stunting bukan hanya soal kemiskinan, tapi soal edukasi bagaimana menjaga tumbuh kembang anak.” Tambahnya.
Peluncuran Program Inovasi KEPING di Kecamatan Banjarbaru Utara adalah bukti nyata dari komitmen pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi masalah stunting. Kolaborasi antarinstansi dan partisipasi aktif masyarakat adalah kunci kesuksesan program ini.(jongs/MedCenBJB)
0 Komentar