MEDIA CENTER BANJARBARU – Dalam upaya percepatan implementasi penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengadakan kegiatan Focus Group Discussion Teknis Implementasi Manajemen Resiko Keamanan Informasi yang bertempat di Studio Mini Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru pada Rabu (22/11/2023) pagi.
FGD ini dilaksanakan sebagai upaya pemenuhan aspek keamanan informasi serta pengembangan layanan keamanan informasi dan tata Kelola dalam rangka menyediakan sistem pengamanan yang mencakup prosedur dan sistem pencegahan, penanggulangan dan pemulihan terhadap ancaman dan serangan yang menimbulkan gangguan, kegagalan dan kerugian serta guna melindungi sumberdaya informasi dari gangguan keamanan informasi serta identifikasi kerentanan dan penilaian terhadap sistem digital/elektronik.

Kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Asep Saputra dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru akan menerapkan digitalisasi di semua aspek pelayanan publik. Untuk itu semua SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru, harus siap mendukung dengan mempersiapkan segala hal yang terkait dengan perubahan kearah digitalisasi tersebut.
Untuk mengarah ke sistem digital seutuhnya banyak hal yang harus disiapkan. Keamanan informasi menjadi salah satu perhatian besar Pemerintah Kota Banjarbaru dalam penerapan digitalisasi ini.
“semua SKPD harus siap untuk merubah pola pikir yang dulunya sistem analog ke sistem digital.”ucap Asep Saputra
Salah faktor penentu keberhasilan digitalisasi ini adalah sumber daya manusia (SDM). Diskominfo akan terus berupaya mendorong ASN Pemerintah Kota Banjarbaru sehingga dapat meningkatkan kompetensi sehingga penerapan digitalisasi di Pemerintah Kota Banjarbaru dapat berjalan lancar.

“Kota Banjarbaru siap untuk digitalisasi jadi ulun berharap buhan pian yang hadir disini harus menyiapkan diri dan belajar bersama sama dari sisi kompetensi dan sebagainya.” tegas Asep Saputra.
Sudah ada beberapa aplikasi yang telah diterapkan di Pemerintah Kota Banjarbaru, diantaranya idaman publik, idaman office, srikandi, bagawi dan lain sebagainya serta yang terbaru akan diterapkan adalah aplikasi perjalanan dinas secara online.
“pelan-pelan tapi pasti, banyak hal yang dulunya di kerjakan secara manual/mekanis berubah ke digitalisasi.”ingatkan Kadiskominfo kepada peserta FGD
Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Banjarbaru Nomor 5 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik semua Perangkat Daerah Pemerintah Kota Banjarbaru yang akan melaksanakan pembuatan Aplikasi atau pengadaan perangkat yang berhubungan dengan penerapan digitalisasi agar dapat berkoordinasi dengan Diskominfo terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan supaya dapat terintegrasi dan sejalan dengan digitalisasi yang diinginkan serta meminimalisir resiko keamanannya.

Peserta yang mengikuti kegiatan FGD ini sebanyak 40 orang ynag merupakan pengelolan IT di masing-masing SKPD. Diharapkan melalui peserta yang hadir dapat menerapkan di SKPD masing-masing dalam pemenuhan aspek keamanan informasi dan pengembangan layanan informasi sehingga sumberdaya informasi dapat terlindungi dari ganguan keamanan informasi serta dapat mengidentifikasi kerentanan dan resiko terhadap sistem digital/elektronik.(typ/putri/dahlia/MedCenBJB)
0 Komentar