Aditya : Pembangunan Yang Bagus Adalah Pembangunan Yang Menyelesaikan Permasalahan

 




MEDIA CENTER BANJARBARU – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kota Banjarbaru menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang ditujukan untuk merumuskan permasalahan dan isu strategis dalam dokumen rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Banjarbaru. Diskusi tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin, dan dihadiri oleh akademisi serta perwakilan dari seluruh unsur pemerintahan di Kota Banjarbaru. Berlangsung di Ballroom Novotel Banjarmasin, Senin Pagi. (16/10/2023)

Beberapa Kepala SKPD Kota Banjarbaru peserta FGD RPJPD. Foto: Hafiz

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) merupakan acuan dalam visi misi dan arah pembangunan Kota Banjarbaru dalam 20 tahun kedepan. Rancangan awal ini merupakan tahapan awal yang difokuskan kepada pembahasan mengenai permasalahan dan isu strategis yang ada di Kota Banjarbaru. dengan memerhatikan aspek ekonomi, Sumber Daya Manusia (SDM), infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan publik.

Peserta Focus Group Discussion (FGD). Foto: Hafiz

Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin menyatakan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai investasi daerah yang harus disertai dengan daya dukung lingkungannya. Kemudian ia melanjutkan bahwa permasalahan yang menjadi pembahasan ialah perihal angka pengangguran dan kemiskinan, berdasarkan kasus tersebut maka dirancang misi untuk memitigasi masalah tersebut.

Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin memberikan sambutan. Foto: Hafiz

Aditya menyatakan bahwa pembangunan yang bagus adalah pembangunan yang menyelesaikan permasalahan dan pembangunan yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat.

”Karena pembangunan yang paling bagus itu adalah, pertama pembangunan yang menyelesaikan permasalahan, yang kedua pembangunan yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Dua itulah yang menjadi salah satu dasar pemikiran kita dalam pembuatan RPJP Kota Banjarbaru,” ucapnya.

Perwakilan Bappeda Prov. Kalsel memberikan paparan materi. Foto: Hafiz

Hasil dari FGD ini akan menjadi dasar penting dalam penyusunan RPJPD Kota Banjarbaru. Dokumen tersebut akan menjadi panduan bagi pemerintah kota dalam merencanakan dan melaksanakan program pembangunan yang lebih efektif, serta sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat Banjarbaru. Nantinya perancangan tersebut akan memasuki tahap tahap berikutnya yang akan melibatkan masyarakat secara langsung. (Hfz/Ald/MedCenBJB)

0 Komentar