Langsung ke konten utama

Pertama di Kalsel, Banjarbaru Rintis Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

 Anak Berkebutuhan Khusus Banjarbaru

MEDIA CENTER BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru di era kepemimpinan Wali Kota, H. M. Aditya Mufti Ariffin telah memulai debut pelayanan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Program ini menjadi yang pertama berhasil terlaksana di Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurut Aditya, program layanan ini menjadi langkah awal dalam mengubah budaya proses belajar mengajar di fasilitas pendidikan. Sehingga diharapkannya hambatan ABK dalam belajar dapat dihilangkan dan kebutuhan mereka dapat terpenuhi.

“Sekarang semua sekolah di Banjarbaru kita upayakan untuk menerima anak inklusi dan kita ciptakan iklim yang baik di sekolah untuk penanganan anak inklusi,” katanya.

Suami dari Vivi Zubedi ini mendorong terselenggarannya pelayanan pendidikan bagi ABK, dengan menujuk Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru sebagai pelaksananya. Keseriusan itu juga dibuktikan dengan tersedianya dana khusus melalui APBD Pemko Banjarbaru untuk pelaksanaan evaluasi pendidikan (assessment) bagi ABK.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Dedy Sutoyo, mengatakan assessment tersebut ditujukan untuk mengetahui apa kekurangan seorang anak dalam mengikuti pembelajaran di sekolah. Dalam hal ini, pihaknya bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

“Sumbernya dari APBD Pemko Banjarbaru. Assessment ini agar kita mengetahui anak tersebut mengalami gangguan belajar seperti apa. Nah yang melakukan assessment itu pihak ULM dari prodi Pendidikan Khusus. Kami sudah menekan MoU kerjasama,” ucapnya, Rabu (11/10/2023).

Pentingnya assessment terhadap ABK, lanjut Dedy, agar Guru Pembimbing Khusus (GPK) di masing-masing sekolah dapat menyesuaikan metode mengajar yang efisien. Terlebih lagi pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas ruang khusus di masing-masing sekolah bagi ABK yang disebut Pojok Inklusi.

“Karena ada berbagai macam jenis anak inklusi. Kita haru tau dulu, jenisnya dan apa hambatannya dalam belajar. Jika sudah tau, maka GPK di sekolah bisa menyesuaikan metode mengajarnya sesuai rekomendasi dari hasil assessement tersebut dan sudah disiapkan ruangan khusus untuk proses belajar mengajarnya di Pojok Inklusi,” terangnya.

ABK sendiri adalah anak yang mengalami kelainan atau penyimpangan dalam proses pertumbuhan atau perkembangan baik berupa fisik, mental, dan emosional. Kondisi tersebut membuat ABK memerlukan pelayanan dan penanganan pendidikan khusus dibandingkan dengan anak normal pada umumnya.

Layanan pendidikan iklusif di Kota Banjarbaru telah terlaksana di 181 sekolah negeri di Banjarbaru, dari tingkat PAUD, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dari jumlah sekolah tersebut, Dinas Pendidikan telah mendata ada sebanyak 668 ABK, dengan rincian 320 pelajar PAUD, 263 pelajar SD dan 85 pelajar SMP. Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru hingga saat ini memiliki GPK di masing-masing sekolah dengan jumlah mencapai 117 orang. Meskipun tak sebanding dengan jumlah ABK yang dilayani, namun program ini telah berhasil telaksana dengan baik. (Orz/AP/MedCenBJB)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan Terakhir Forum RT/RW di Tahun 2024 Bahas Pemilihan RT dan Haul Abah Guru Sekumpul

  MEDIA CENTER BANJARBARUB –  bertempat di jawara music cafe yang beralamat di jalan Merdeka Blok C Kelurahan Palam Kecamatan Cempaka, Pertemuan rutin Forum RT/RW tingkat Kota Banjarbaru untuk bulan Desember 2024 dilaksanakan pada hari sabtu (28/12/2024). Pertemuan Forum RT/RW kali ini tampak berbeda, karena merupakan pertemuan terakhir dari seluruh Ketua RT dan RW se Kota Banjarbaru yang mana masa jabatannya akan berakhir pada 31 Desember 2024 dan akan dilakukan pemilihan ketua RT serentak se Kota Banjarbaru mulai dari tanggal 2-14 Januari 2025. Selain itu juga yang membuat pertemuan ini lebih istimewa adalah karena dihadiri langsung oleh penjabat Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Gustafa Yandi yang baru saja dilantik oleh Wali Kota Banjarbaru pada Jum’at 27 Desember 2024 kemaren yang di damping oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarbaru Rizana Mirza, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Dahrani dan Kepala Bagian Pemerintahan Indra Putra. Dalam s...

Banjarbaru Peringati HUT Ke-54 KORPRI, Sekda Ajak ASN Perkuat Profesionalisme dan Integritas

  MEDIA CENTER BANJARBARU –  Pemerintah Kota Banjarbaru melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang dirangkaikan dengan penyerahan Satyalancana Karya Satya, bertempat di Lapangan dr. Murdjani, Senin (1/12/2025). Upacara ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, sekaligus menyampaikan amanat Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional kepada seluruh ASN lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru. Dalam amanatnya, Sekda menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi KORPRI Ke-54 dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian ASN yang telah berkomitmen menjalankan tugas negara dengan penuh loyalitas. Tema nasional tahun ini, “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju”, menjadi pengingat bahwa ASN harus terus memperkuat persatuan, integritas, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “ASN harus mampu bekerja lebih cepat, efisien, inovatif, dan berdaya saing. T...

Semangat Baru! Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik di Apel Gabungan

  MEDIA CENTER BANJARBARU  – Wali Kota Banjarbaru terpilih, Hj. Erna Lisa Halaby perdana memimpin Apel Gabungan seluruh perangkat daerah lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru, bertempat di Lapangan Doktor Murdjani Banjarbaru, Senin (30/06/2025). Dalam amanatnya, Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta apel yang telah berhadir pagi ini. Kehadiran bapak dan ibu merupakan cerminan semangat, kedisiplinan dan komitmen kita bersama dalam membangun Banjarbaru yang lebih baik. Apel Gabungan dilingkup Pemetintah Kota Banjarbaru. Foto Drone – Yudhis “Melalui momentum apel ini, saya mengajak seluruh jajaran perangkat daerah untuk tetap profesional, bekerja dengan penuh integritas dan menjaga semangat kolaborasi,” ucapnya. Lisa juga menegaskan bahwa keberhasilan Pemerintahan tidak bisa dicapai sendiri, diperlukan kerja sama yang solid, profesionalisme dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Para peserta Apel Gabu...